Ganti ke Bahasa Inggris
HOME
 
 

Perubahan Iklim


Karbondioksida dan gas lainnya menghangatkan permukaan bumi secara alami dengan menangkap panas matahari pada atmosfer. Ini merupakan hal yang baik karena menjaga bumi kita dapat dihuni. Bagaimanapun juga, dengan pembakaran sisa hasil pembakaran seperti batu bara, minyak gas, dan minyak dan pembersihan hutan, secara dratis kita telah meningkatkan jumlah karbondioksida pada permukaan bumi dan temperature meningkat.

Setujunya sebagian besar para ahli  bahwa pemanasan global itu nyata, dan hal tersebut sedang terjadi dan merupakan hasil dari aktifitas kita dan bukan terjadi secara alami. Buktinya sangat banyak dan tidak dapat disangkal.

Kita telah melihat perubahannya. Es mencair, hewan dan tumbuh-tumbuhan dipaksa keluar dari habitatnya dan sejumlah badai dan kekeringan hebat makin meningkat.

Kategori no. 4 dan 5, badai hampir dua kali lipat pada akhir 30 tahun ini.

Penyakit Malaria telah mewabah pada tempat ketinggian yang makin tinggi pada beberapa tempat, seperti Andes Kolombia, 7000 kaki di atas permukaan laut.

Aliran es dari sungai es di Greenland telah mengalami peningkatan dua kali lipat di akhir dekade.

Sekurang-kurangnya ada 279 spesies hewan dan tumbuhan yang telah merespon masalah pemanasan global, akan semakin dekat ke kutub.

Apabila pemanasan berkelanjutan, kita dapat memperkirakan rangkaian yang merupakan bencana besar akan terjadi.

Kematian akibat pemanasan global akan meningkat dua kali lipat hanya dalam 25 tahun, mencapai 300.000 jiwa pertahun.

Tingkatan laut global dapat meningkat lebih dari 20 kaki dengan kehilangan bongkahan es di Greenland dan Antartika, membinasakan wilayah pantai di seluruh belahan dunia.

Gelombang panas akan sering terjadi dan akan makin meningkat.

Kekeringan dan kebakaran besar akan sering terjadi.

Laut Artik akan menjadi es gratis pada musim panas pada tahun 2050.

Lebih dari satu juta spesies di seluruh dunia akan punah pada tahun 2050.

Tidak ada keraguan lagi, kalau kita memang harus mengatasi masalah ini. Pada kenyataannya, kita memiliki kewajiban untuk mengatasi hal tersebut. Perubahan kecil pada kegiatan sehari-harimu saja dapat menambah perbedaan besar dalam membantu menghentikan pemanasan global. Keindahan dan sejumlah aktivitas yang bersifat rekreasi. Hal- hal tersebut juga mendukung penangkapan ikan kita, pertambangan dasar laut dan industri kelautan. Menganggap bahwa sumber kekayaan alam yang tidak akan habis-habisnya, laut sekarang ini menunjukan hasil alat tekanan yang berhubungan dengan lingkungan, yang telah berpengalaman di atas akhir dekade, termasuk diantaranya polusi, penggunaan pestisida secara berlebihan, penangkapan ikan berlebihan dan penurunan karang laut. Kebijaksaan perundang-undangan mencoba mengatasi spesies dan habitat yang peka atau yang mulai menurun, sementara itu perlindungan terhadap kepentingan industri dan individu yang lingkungan tempat tinggalnya tergantung pada laut.

Presiden Clinton menyatakan, kepentingan aturan laut yang seimbang dengan penandatangan P.L 106-256 (S. 2327) pada bulan Agustus tahun 2000 (lihat Associated Press news story). Rancangan perundang-undangan menetapkan komisi tentang aturan kelautan untuk mempelajari perundang-undangan kelautan pemerintah pusat. Komisi tersebut terdiri dari 16 perwakilan dari industri, pemerintah, kelompok lingkungan, institusi ilmiah dan selanjutnya akan dimulai pada bulan Januari 2001. saat itu akan dipresentasikan penemuan-penemuannya pada Kongres di tahun 2002.

Perundang-undangan pada Kongres ke 106 telah menunjukkan keragaman topik-topik kelautan, termasuk peraturan akan industri kelautan, perkembangan kelautan, dan perlindungan terhadap hewan mamalia, sebagaimana diuraikan pada kongres laporan pokok bahasan layanan penelitian, Fishery, Aquaculure, and Marine Mammals Legislation in the 106th Congres (20 September 2000).

Peraturan perikanan sport dan komersial termasuk rancangan perundang-undangan bermaksud untuk menurunkan angka kematian ikan Salmon di Kolombia dan sistem irigasi dan turbin sungai Snake, mempersiapkan perlindungan karang laut, meningkatkan kualitas perairan di Florida Keys, mempersiapkan pembiayaan bagi negara-negara bagian di bawah Wallop-Breaux Sport Fish Restoration Program, mengganti kerugian para petani yang menderita kerugian akibat badai dan bencana perikanan lobster di Long Island Sound, pengaturan penangkapan ikan di Taman Nasional Laut Gletser, dan pembiayaan perbaikan perikanan.

Perikanan, peternakan ikan dan spesies laut lainnya dibawah kontrol keadaan-keadaan tertentu, merupakan salah-satu industri produksi makanan dengan perkembangan yang tercepat di dunia. Perundang-undangan di wilayah ini termasuk sebuah proposal untuk mendanai peraturan perkembangan dan prosedur hal-hal perizinan bagi fasilitas yang berhubugan dengan perikanan dengan menggunakan bantuan dana Coastal Zone Enhancement Grants.

Perundang-undangan berhubungan dengan masalah hewan mamalia laut dengan menarik kembali  Marine Mammal Protection Act(MMPA) yang memperbolehkan pengambilan jenis ikan paus oleh Cool Inlet hingga akhir tahun pembukuan pada tahun 2000 (sampai sebuah perjanjian disepakati antara NMFS dan dewan Cook Inlet Marine Mamal), diakhiri oleh admistrasi pemerintah pulau Pribilof yaitu National Oceanic and Atmospheric Admistratioan’s di Alaska.

Kongres yang ke 106 diharapkan akan menunjukkan kekuasaan kembali dan amandemen dari dua hukum utama, yaitu Magnuson-Stevens Fishery Conservaion dan Managment Act (MSFCMA) yang mengatur penggunaan ikan dan kerang-kerangan di wilayah perairan pantai Amerika Serikat dibawah hukum negara masing-masing, dan dalam peraturan Marine Mammal Proection Act yang membatasi penggunaan dari hewan-hewan tersebut dan melengkapinya dengan perlindungan dibawah peraturan tertentu.

 

 

 
Didukung Oleh

 

Hakcipta©WOC'09 Secretariat 2007, All Right Reserved